Saturday, 05 August 2017

Lompat Bambu

Oleh:

Permainan ini berasal dari Jawa Timur, dan diciptakan oleh Sunan Giri sebagai salah satu cara menyebarkan agama Islam. Permainan ini pun menggunakan lagu dengan lirik “cublak cublak suweng, suwenge teng gelenter, mambu ketundundhung gudel, pak empo lera lere sopo ngguyu ndhelikake, sir sir pong dele kopong, sir sir pong dele kopong”

 

Cara Bermain :
Cublak-cublak suweng dimainkan oleh 3 orang atau lebih, Para pemain harus menentukan terlebih dahulu siapa yang akan menjadi Pak Empo, Pak Empo harus berbaring telungkup dikelilingi pemain lainnya. Sebelumnya kita harus punya suweng, misalnya kancing, permen atau benda lainnya. Para pemain lalu duduk melingkar dan menaruh telapak tangannya di punggung pak empo. Sambil menyanyi, suweng diedarkan pada setiap tangan pemain. Begitu lagu habis, pemain yang kebagian suweng harus menyembunyikannya rapat-rapat. Pemain lainnya pun harus menutup tangannya rapat-rapat. Lalu pak Empo menebak siapa pemegang suweng itu. Bila tebakannya betul maka pemegang suweng harus gantian menjadi pak empo.

 

Saat main cublak-cublak suweng kita akan duduk di tanah atau rerumputan yang bikin gatal, karenanya usapkan Cap Lang Kayu Putih pada tubuh sesudah dan sebelum main agar tidak gatal-gatal dan masuk angin.