Friday, 04 May 2018

Tips Meminimalisir Gadget

Halo Keluarga Caplang.

Senang sekali bisa berbagi tips yang barangkali berguna untuk keluarga lain. Karena tiap keluarga walaupun berbeda, namun hidup di masa/jaman yang sama, kendalanya terkadang serupa. Salah satu 'masalah' jaman now adalah penggunaan gadget pada anak. Kenapa pakai tanda kutip, karena gadget dapat memberi manfaat luar biasa, namun jika digunakan tidak bijak atau disaat/usia yang belum tepat, bisa memberikan stimulasi yang kurang terarah.

Intinya sebisa mungkin kita harus mengurangi gadget, agar stimulasi pada anak lebih berkembang. Tak bisa dipungkiri kalau bagi mereka gadget adalah hal yang mengasikkan. Karena itu sebagai orang tua, kita harus membuat kegiatan pengganti gadget yang lebih menyenangkan, berikut beberapa tipsnya;

- mainan terbaik anak adalah orang tuanya, maksudnya anak akan lebih enjoy bermain jika ditemani orang tuanya. Percayalah, bagi mereka bermain bersama orangtua yang menyenangkan, tak ada yang menyaingi kesenangannya. Bisa dengan bermain bola, gambar, atau sekedar menemani hobinya.

- beri teman, baik teman secara harafiah, maupun adik, ataupun hewan peliharaan. Sehingga mereka bisa berkawan dan menikmati bersosialisasi secara nyata, bukan sekedar sosial media. Dengan itu mereka bisa memaknai kasih sayang dan empati terhadap sekitar.

- beri mereka kegiatan yang menarik, yang bisa memperkaya skill hidup dan memperbesar keingin-tahuan mereka, misalnya ajak mereka meneliti tanaman, membandingkan dengan yang dibuku. Atau ajak mereka membuat mainan dari kardus/barang bekas, agar mereka bisa merasakan nikmatnya membuat mainan sendiri dan mengasah kreativitas mereka.

- Jangan lupa pakai minyak kayu putih CapLang, baik untuk kegiatan indoor maupun outdoor. Karena sebagai ibu itu adalah salah satu perlindungan terbaik yang bisa kita berikan.

Demikian tips dari keluarga kami untuk meminimalisir penggunaan gadget pada anak. Semoga berguna. Salam hangat untuk semua keluarga CapLang.

Bunda Tau Kamu Bisa Bantu Bunda, Nak!

Kalau pernah berarti Bunda punya harapan yang besar untuk si Kecil untuk hidup lebih mandiri, khususnya dalam situasi PSBB ini yang menjadi momen yang tepat.