Wednesday, 23 October 2019

Redakan Tantrum Dengan Dekapan

Salah satu penyebab tantrum umumnya karena terbatasnya kemampuan bahasa anak untuk mengekspresikan perasaannya. Selain itu, tantrum juga bisa menjadi ajang si Kecil melakukan observasi dan mengenali cara mendapatkan keinginannya. Tantrum juga lebih sering terjadi ketika si Kecil lapar, lelah, atau sakit.

 

Durasi tantrum pada anak biasanya 2 menit di usia 1 tahun, 4 menit di usia 2-3 tahun, dan 5 menit di usia 4 tahun dengan frekuensi yang berbeda pula. Semakin berkembang kemampuan verbal si Kecil, semakin berkurang pula frekuensi tantrumnya karena si Kecil sudah lebih baik dalam mengekspresikan kemauannya.

 

Yang Bunda harus sikapi ketika si Kecil tantrum adalah tetap tenang dan memberi ruang si Kecil untuk mengeluarkan emosi. Hindari terpancing emosi dan memukulnya serta jangan juga menyerah dengan mengikuti kemauan si Kecil. Karena jika orangtua menyerah, si Kecil akan belajar kembali tantrum untuk meloloskan kemauannya. Jauhkan benda berbahaya dari jangkauan si Kecil.

 

Jangan pula “menyogok”nya untuk berhenti tantrum, karena si Kecil akan memahami bahwa tantrum merupakan tindakan yang tepat untuk mendapatkan hadiah. Cukup berikan mereka waktu, sambil ditenangkan, lalu beri dekapan yang hangat dan tulus. Serta ajari cara berbicara yang tepat ketika menginginkan sesuatu.

Bunda Tau Kamu Bisa Bantu Bunda, Nak!

Kalau pernah berarti Bunda punya harapan yang besar untuk si Kecil untuk hidup lebih mandiri, khususnya dalam situasi PSBB ini yang menjadi momen yang tepat.