Wednesday, 23 October 2019

Perlindungan Saat Musim Hujan Datang

Pergantian musim kemarau menjadi musim hujan, atau disebut dengan musim pancaroba diyakini menjadi masa perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue penyebab demam berdarah, serta demam kuning (yellow fever), chikungunya, dan demam zika.

 

Pada saat musim kemarau, populasi nyamuk akan lebih banyak dan di musim hujan nyamuk akan lebih rajin bertelur karena tempat berkembang biak dan pertumbuhan larva nyamuk, yaitu genangan air, lebih banyak tersedia di musim hujan.

 

Telur-telur nyamuk Aedes dapat bertahan dan menjaga kondisinya agar tetap kering. Saat musim hujan tiba dan terkena air, telur-telur nyamuk jenis ini akan menetas. Uniknya, nyamuk ini tidak berkembang biak di air kotor seperti genangan air di jalan. Mereka lebih gemar genangan air bersih seperti kolam ikan atau tampungan air di rumah. Nyamuk jenis ini biasanya juga lebih aktif mengigit di pagi hingga siang hari. Inilah mengapa DBD seringkali mewabah di musim hujan.

 

Karenanya, untuk melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, terutama nyamuk Aedes aegypti, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Pertama, menjaga kebersihan dengan membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai. Tumpukan barang bekas dapat menjadi sarang nyamuk. Kemudian, cek atau ganti air dalam kolam ikan atau tampungan air secara berkala.

 

Selalu usapkan Cap Lang Kayu Putih di pagi serta siang hari dan Cap Lang Kayu Putih Plus di malam hari sebelum tidur. Agar seluruh anggota keluarga terlindungi secara sempurna. Dengan kandungan kayu putih alami ditambah dengan natural rhodinol, mampu melindungi keluarga dari serangan nyamuk hingga lebih dari 8 jam. Karena lebih baik melindungi dan mencegah sebelum terlambat.

Bunda Tau Kamu Bisa Bantu Bunda, Nak!

Kalau pernah berarti Bunda punya harapan yang besar untuk si Kecil untuk hidup lebih mandiri, khususnya dalam situasi PSBB ini yang menjadi momen yang tepat.