Friday, 13 December 2019

Menunjukkan Rasa Melalui Dekapan

Kehadiran buah hati membuatku banyak belajar dan mengerti. Bahasa cinta yang diperlukan setiap orang sangat beragam dan unik. Ada yang merasa dicintai saat diberikan hadiah, diperhatikan, disapa dengan panggilan sayang, dibelai, dan masih banyak lagi. Kini aku mulai sadar bahwa dekapan hangat merupakan salah satu bahasa cinta yang dapat dirasakan oleh siapapun. Meskipun hal yang sangat sederhana namun memberikan dampak positif yang luar biasa. 

Kini, kami telah sepakat untuk saling berbagi kebahagiaan dan kesedihan dengan saling berdekapan. Entah darimana datangnya suatu energi yang besar selalu berhasil keluarga kami dapatkan setelah sejenak saling mendekap, merasakan hangatnya kulit yang bersentuhan serta saling merasakan detak jantung satu sama lain. Keluarga kami menemukan suati kunci, sumber kekuatan yang besar ketika dunia sedang tidak baik-baik saja. Semua kita lampiaskan dengan dekapan untuk saling menunjukkan rasa sayang yang biasanya sangat kelu untuk diucapkan secara langsung. 

Ketika sedang sedih, bahagia, kecewa, bahkan marah sekalipun keluarga kami melakukan kebiasaan baru, yakni bersatu untuk saling menguatkan. Sebagai orang tua pasti pernah merasakan betapa hancurnya hati melihat sang buah hati menangis. Dekapan tulus takkan pernah gagal, selalu kudekap anakku untuk menegaskan bahwa betapa berharga kehadirannya di dunia ini. Dalam kehidupannya kelak pasti ia akan merasakan sakitnya dikecewakan, pahitnya sebuah harapan, dan kerasnya sebuah hantaman berupa ujian. Ibu dan ayah merupakan tempat bernaung yang paling aman dan nyaman. Dengan selalu mendekap anak, diharapkan ia akan selalu yakin bahwa betapa berharga dirinya untuk kami. Sehingga dalam perjalanan hidupnya ia akan tumbuh menjadi seorang yang kuat dan siap menghadapi dunia ini.

Kebiasaan baru keluarga kami untuk saling mendekap merupakan cara kami untuk saling berbagi. Membuktikan bahwa keluarga terbaik akan selalu ada. Sebuah rasa nyaman yang kami cari saat merasa payah atas segala.yang telah terjadi ada disana, di dekapan keluarga terkasih.

Salam hangat dari kami,

Keluarga Gemintang?

Bunda Tau Kamu Bisa Bantu Bunda, Nak!

Kalau pernah berarti Bunda punya harapan yang besar untuk si Kecil untuk hidup lebih mandiri, khususnya dalam situasi PSBB ini yang menjadi momen yang tepat.