Friday, 04 May 2018

Mendampingi Sepenuh Hati Generasi Alpha dengan Gadget

Saya mau sharing pengalaman saya dengan tema "Anak & Gadget". Sebagai seorang Ibu dari putri usia 4 tahun,  saya ingin memberikan yang terbaik dalam setiap tahap tumbuh kembangnya. Angela terlahir di tahun 2013 sebagai generasi Alpha,  artinya dekat dengan teknologi informasi dan era internet. Kebetulan saya lulusan Sistem Informasi jadi berwawasan mendalam tentang teknologi informasi. Dalam mendidik generasi Alpha saya menerapkan Metode "Seimbang antara Dunia Nyata & Dunia Maya".

 

Dari usia 1 sampai 2 tahun, saya belum kenalkan atau memegang handphone kepada si Kecil. Saya lebih banyak memberi buku cerita dan membaca bersama si Kecil,  bercerita lewat Dongeng Sebelum Tidur, belajar berhitung dengan buku bergambar. Di usia 2 tahun saya berikan handphone biasa yang isinya lagu anak-anak untuk ia bernyanyi dan ia cepat sekali menghafal semua lagu dengan baik. Di usia 2,5 tahun saya melatih bahasa inggris dengan memutarkan video dari DVD untuk pembelajaran si Kecil. Ia sangat menyukai bahasa inggris dan mulai menghafal alfabet, lagu,dan berhitung. Saat tahap perkembangannya meningkat,  usia 3 tahun barulah saya perbolehkan memainkan smartphone yang berisi aplikasi edukasi menjadi sarana pembelajaran si Kecil yang lebih menarik.  Angela sangat menyukai aplikasi berbahasa inggris. Saat si Kecil bermain gadget,  saya tidak pernah lepas dari pendampingan. Saya memberitahunya untuk mendownload aplikasi atau game yang ada unsur belajarnya saja,  dan si Kecil menuruti dengan baik. Bahkan si Kecil suka bertanya dulu padaku, "Ma,  yang ini boleh ga diinstal? " Saya akan bilang iya selama itu adalah sarana pembelajaran. 

 

Angela juga sangat suka mengakses YouTube untuk menonton tayangan kartun seperti Frozen,  Robocar,  Peterpan,  Jungle Book dalam bahasa inggris. Kemampuannya berbahasa inggris pun meningkat pesat berkat kesenangannya menyimak dan belajar dari tayangan kartun. Saya menerapkan Aturan jam menonton hanya 2 jam di pagi dan sore hari. Saya juga peduli dengan kesehatan, karena itu saya selalu redupkan kecerahan layar minimal,  jarak mata ke layar minimal 30cm dan posisi mata sejajar layar,  tidak boleh sambil baring atau menunduk. 

 

 Banyak sekali manfaat positif yang saya dapatkan dari gadget: 1. Menambah ilmu pengetahuan tentang dunia bermain dan dunia belajar si Kecil 2. Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris si Kecil 3. Mendukung bakat dan talenta si Kecil lewat kompetisi di sosial media 4. Sarana berlatih menyanyi lewat lagu-lagu. Mengenai dampak negatifnya,  saya negatifkan dengan cara menyeimbangkannya dengan aktivitas olahraga yang disukai si Kecil yaitu biasanya saya mengajak berenang dan jogging 3x seminggu. Lalu saya seimbangkan dengan makan makanan yang bergizi terutama yang mengandung Vitamin A untuk kesehatan mata si Kecil seperti sayuran hijau,  tomat,  dan wortel. 

 

Nah,  satu hal penting dan utama bagi Moms semua adalah Pendampingan. Pendampingan Moms ketika si Kecil mengakses gadget sangatlah penting peranannya dan pengaruhnya.  Mengapa ? Karena saat pendampinganlah, Moms dapat mengawasi setiap aktivitas si Kecil di gadget,  mengontrol akses yang baik atau buruk,  sekaligus tempat bertanya dan diskusi. Dengan pendampingan Moms semakin membuat gadget memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang si Kecil karena akan membangun kedekatan batin dan emosional. Pendampingan akan memberikan banyak interaksi fisik antara Mom dengan si Kecil,  sesuatu yang sudah jarang sekali terjadi di jaman now yang masing-masing Mom dan Anak sibuk bermain gadget sendiri-sendiri. Interaksi seperti pelukan,  ciuman,  tatapan penuh kasih sayang, dan ucapan lembut inilah yang saya maksudkan sebagai "Penyeimbang antara Dunia Nyata dan Dunia Maya". 

Jadi yuk Moms Mari kita dampingi si Kecil saat bermain gadget. Ingatlah selalu bahwa kedekatan yang terjalin kuat sejak dini akan membawa pengaruh positif bagi Generasi Alpha di masa mendatang. 

Cap Lang Kayu Putih, Dukung Kampung Sehat Bebas Nyamuk

Bersama dengan acara Kampung Sehat, Cap Lang Kayu Putih Plus ingin senantiasa menjaga keluarga Indonesia dari bahaya nyamuk dan memberdayakan lingkungan sehat, sebagai tempat tinggal keluarga yang aman dan nyaman.

Cap Lang Sharenting, Ajang Kumpul Para Bunda Hebat

Untuk merayakan kebersamaan dan memberi kesempatan Bunda untuk ber “Sharenting” secara langsung, Cap Lang Kayu Putih dan Cap Lang Kayu Putih mengadakan On Ground Sharenting bersama Mona Ratuliu.