Monday, 30 September 2019

Belajar Disiplin Lewat Membereskan Mainan

Anak bagaikan spons yang mudah untuk menyerap semuanya. Untuk berhasil mengajarkan disiplin pada anak, tentunya butuh konsistensi dan contoh dari Ayah dan Bunda. Mulai usia 2 tahun beberapa anak sudah bisa belajar mandiri. Mulai dari hal kecil seperti mengambilkan pampers atau tisu, meletakkan baju kotor ke keranjang, dan meletakkan mainan sehabis dipakai. Agar berhasil, lakukan hal di bawah ini ya Bund: 

1. Membuat aturan yang jelas 

Buatlah peraturan yang jelas saat berusaha mengajarkan disiplin pada anak. Saat si kecil melakukan kesalahan, Anda bisa langsung memperingatkannya. Beda halnya jika tidak ada peraturan jelas, anak tidak akan mengetahui hal-hal keliru yang dilakukannya. 

2. Apresiasi 

Saat si Kecil sudah melakukan apa yang harus ia lakukan, Bunda bisa memberikan pujian dan menunjukkan sikap positif seperti mendekapnya dengan hangat sambil berucap “terima kasih sayang”. 

3. Menjadi contoh 

Jika Bunda ingin mengajarkan disiplin pada si Kecil, jadilah contoh yang baik untuk mereka. Pastikan ia melihat orang tuanya melakukan apa yang diajarkan padanya. 

4. Berani mengatakan tidak 

Sebagai orang tua, Bunda harus konsisten saat mengajarkan disiplin pada anak. Berusahalah untuk tetap berpegang pada apa yang Bunda percaya. Saat Bunda mengatakan tidak pada anak, pastikan mereka mengetahui alasannya agar mereka mengerti. 

5. Memberikan si Kecil suara 

Beri si Kecil ruang untuk memberitahu apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Libatkan mereka dalam membuat peraturan, hal ini akan membuat mereka cenderung akan mematuhinya. 

Bunda Tau Kamu Bisa Bantu Bunda, Nak!

Kalau pernah berarti Bunda punya harapan yang besar untuk si Kecil untuk hidup lebih mandiri, khususnya dalam situasi PSBB ini yang menjadi momen yang tepat.